Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara menerima bantuan alat pembuat pakan ikan, yang diberikan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kabupten Kepulauan Seribu dan PHE OSES.

Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Elis Rora mengatakan, selama ini dalam pemenuhan pakan ikan masyarakat cenderung menggunakan pakan pabrikan yang harganya cukup tinggi, padahal pakan ikan dapat diolah sendiri dengan memanfaatkan bahan baku ikan rucah atau biasa disebut ikan ekonomi rendah dan maggot.

"Kami bantu mereka untuk menghasilkan pakan sendiri. Ini sangat membantu menghemat biaya produksi dan meningkatkan nilai produksi hasil budidaya," katanya.

Elis berharap, nantinya kerja sama dengan PHE OSES ini terus berlanjut guna mendukung program perkembangan ekonomi dan sumber daya masyarakat pesisir.

“Kerja sama ini bisa terus berlanjut, salah satunya terkait uji laboratorium hasil formulasi pakan agar lebih terukur kualitasnya“, tambah Elis.

Sementara itu, Head of Communication, Relations and CID PHE OSES, Indra Darmawan menilai, penggunaan alat pembuatan pakan ikan ini merupakan salah satu upaya mengembangkan usaha pembudidayaan ikan.

“Dengan adanya bantuan mesin serta pelatihan penggunaan alat, mampu meningkatkan skill pembudidaya dalam membuat pakan sendiri,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, anggota Pokdakan Baronang, Soleh (44) mengaku, dirinya sangat terbantu dengan bantuan alat mesin penepung dan pembuat pelet untuk pakan ikan ini.

“Selama kami selalu membeli pakan ikan yang dijual di pasar, sehingga berimbas pada tingginya biaya operasional. Tentunya bantuan ini sangat membantu kami untuk mengurangi pengeluaran biaya operasional," pungkasnya.