Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu, tengah mengelola Kampung Anggur di Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
Kehadiran kampung anggur ini diharapkan dapat menjadi salah satu potensi dan daya tarik bagi para wisatawan.
Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengatakan, Kampung Anggur ini terwujud atas kerja sama Dinas KPKP DKI Jakarta dan Komunitas Anggur Jakarta. Saat ini telah ditanam sebanyak 70 pot pohon anggur dengan berbagai varietas hasil introduksi dari luar negeri, antara lain Jupiter, Transfigurasi, Nizena, Gos-V, Victor, dan lainnya.
"Menanam anggur ini sudah dilakukan secara mandiri oleh warga, hasilnya cukup memuaskan dan bagus. Maka itu, kami dukung warga untuk membentuk Kampung Anggur, yang nantinya dikelola warga setempat sekaligus dapat terealisasi dengan baik," kata Devi, Minggu (05/03/2023).
Devi menambahkan, jika potensi tersebut dapat terus dikembangkan dan dibudidayakan bersama, maka hasilnya bisa menarik para wisatawan. Selain itu, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
"Berharap potensi ini dapat menambah edukasi dan pemasukan masyarakat setempat, serta bisa memenuhi ketersediaan pangan," tuturnya.
Devi menambahkan, kehadiran Kampung Anggur di Pulau Lancang dengan luas para-para atau rak sekitar 256 meter persegi, membuktikan bahwa tanaman anggur juga cocok ditanam di Kepulauan Seribu.
“Nantinya akan dibentuk komunitas anggur khusus Kepulauan Seribu. Program penanaman buah anggur sudah kami gencarkan juga di pulau-pulau penduduk lainnya, karena kita tahu buah anggur itu memiliki nilai yang tinggi," tandasnya.