Sebanyak 523 warga Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, menikmati program pangan murah bersubsidi, yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta bersama PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ), Perumda Pasar Jaya dan Perumda Dharma Jaya.
Lurah Pulau Panggang, Muhammad Fakih Burhanudin mengatakan, pengambilan pangan murah ini berlangsung di gerai Jakgrosir, mulai pukul 08.00-15.00 WIB dan ditujukan bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dasawisma dan PJLP.
"Untuk Pulau Panggang sendiri disiapkan sebanyak 523 paket. Warga selalu antusias menyambut program pangan murah ini," kata Fakih, Rabu (29/03/2023).
Fakih berharap, program subsidi ini bisa membantu kebutuhan pangan warga selama bulan suci Ramadan, dengan mendapatkan produk pangan berkualitas dan harga terjangkau.
"Tidak ada kendala dalam pengiriman, semua produk aman dan tidak kurang. Warga juga tertib saat pengambilan pangan murah ini. Semoga bisa memenuhi kebutuhan mereka dalam bulan Ramadan ini," tuturnya.
Tercatat, pangan murah yang diberikan antara lain 1 kg daging ayam dijual seharga Rp 8 ribu, 1 kg ikan Rp 13 ribu, satu tray atau 15 butir telur ayam Rp 10 ribu, 1 kg daging sapi Rp 35 ribu, 5 kg beras Rp 30 ribu dan satu karton atau 24 pcs susu UHT Rp 30 ribu.
Menanggapi hal ini, Malia (36), salah seorang warga Pulau Panggang mengaku, dirinya rutin membeli pangan bersubsidi setiap bulan. Program ini dinilai sangat efektif membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya sehari-hari, terutama saat bulan Ramadan.
"Saya ambil satu paket lengkap dengan harga Rp 126 ribu. Ini sangat murah. Karena harga yang dijual jauh lebih murah dari harga pasar," tandasnya.