Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan terus menggencarkan program tanam cabai, guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Pulau Tidung, Indry Nadia mengatakan, kegiatan penanaman cabai di ruang taman terbuka maupun pekarangan rumah, sebagai upaya untuk menjaga ketersediaan cabai di tingkat rumah tangga. Selain itu, cabai sebagai salah satu komoditas strategis dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, karena produksi cabai tidak merata sepanjang tahun.
"Kegiatan ini sudah kami lakukan sejak awal tahun sesuai arahan Ketua Tim Penggerak PKK DKI. Karena, selain menjaga kebutuhan pangan keluarga, program ini dapat membantu mengatasi inflasi," ujar Indry, Senin (03/04/2023).
Indry mengakui, pihaknya terus mengupayakan penanaman cabai di ruang terbuka hijau, seperti di RPTRA Tidung Ceria, Kebun Hatinya PKK di kantor kelurahan hingga di perkarangan rumah warga. Kader PKK dan pengelola RPTRA juga rutin melakukan perawatan.
"Jarang warga pulau yang mempunyai perkarangan, namun kami terus mengajak dan imbau ke warga minimal menanam dengan media pot kecil. Sebab, kami ingin kebutuhan pangan warga bisa terus terpenuhi," katanya.
Indry menjelaskan tanaman cabai ini mudah dibudidayakan, namun untuk penanaman di pulau sedikit sulit, karena harus menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Tanaman cabai pun mulai berbuah dan bisa dipanen setelah berumur 2,5-3 bulan. Umur tanaman cabai juga bisa mencapai 24 bulan dengan frekuensi panen 15-18 kali.
"Apabila setiap rumah tangga melakukan penanaman cabai di rumah masing-masing lima pot, pasti tidak akan sulit memenuhi cabai, karena mereka tinggal petik saja," tambahnya.