Untuk meningkatkan promosi pembudayaan kegemaran membaca, Seksi Perpustakaan dan Kearsipan Unit Kerja Teknis 1 Kabupaten Kepulauan Seribu sebagai pelaksana pemilihan peserta pada tingkat Kabupaten/ Kota telah melaksanakan pemilihan Duta Baca Daerah dengan jadwal dan tahapan yang telah ditentukan.
Seksi Perpustakaan dan Kearsipan Unit Kerja Teknis (UKT) 1 Kepulauan Seribu menetapkan pemenang Duta Baca Kabupaten Kepulauan Seribu, setelah melalui rangkaian panjang dan seleksi yang ketat.
Tercatat, peserta yang mengikuti kegiatan pemilihan Duta Baca Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu sebanyak 3 orang peserta. Masing-masing peserta telah melaksanakan tahapan yang ditetapkan oleh panitia penyelenggara. Adapun penilaian yang dilakukan sesuai dengan sepuluh kriteria peserta terpilih, kelengkapan berkas, umur peserta, memiliki koleksi buku pribadi, dokumentasi kegiatan di perpustakaan, surat pernyataan aktif dari pengelola perpustakaan, memiliki media sosial aktif dalam membuat konten Budaya Gemar Baca, aktif dengan folower di media sosial, memiliki prestasi akademik dan non akademik,memiliki jaringan dalam mengkampanyekan Budaya Gemar Baca, dan memiliki Keterampilan di bidang literasi.
Menurut Kepala Seksi Perpustakaan dan Kearsipan UKT 1 Kepulauan Seribu, Windarwati, proses pemilihan duta baca ini melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pemilihan, tahap penetapan dan pengukuhan.
“Jadwal pelaksanaannya pada 22–29 Maret 2023 untuk tahap pendaftaran peserta dan pada 3-4 April 2023 pengiriman esai peserta dan seleksi administrasi,” kata Windarwati, Minggu (16/04/2023).
Setelah melakukan penilaian, Seksi Perpustakaan dan Kearsipan UKT 1 Kabupaten Kepulauan Seribu menetapkan satu orang peserta terpilih sebagai Duta Baca Kepulauan Seribu yaitu Acbar.
“Persaingan para peserta sangat ketat ada yang dari warga pulau sendiri dan dari luar pulau. Namun akhirnya kami memilih Acbar yang memenuhi kriteria,” ucap Windarwati.
Windarwati mengaku, nantinya Acbar ditugaskan untuk melakukan misi dan fungsi pembudayaan kegemaran membaca di Kepulauan Seribu, juga berfungsi sebagai ujung tombak salah satu program pembudayaan kegemaran membaca di Kepulauan Seribu.
“Acbar memiliki beberapa prestasi, antara lain Terbaik 1 Pengelolaan Perpustakaan dan Penataan Tingkat Provinsi DKI Jakarta, Juara Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat Tingkat Provinsi DKI Jakarta, serta pernah mengikuti peringkat terbaik dalam lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi DKI Jakarta,” tuturnya.
Windarwati menjelaskan, Duta Baca Daerah dimaksudkan untuk menyebarkan semangat literasi melalui kegiatan yang bersifat lokal dan karakter khusus sesuai kebutuhan masyarakat dan meningkatkan peran masyarakat dalam pengembangan kualitas sumberdaya manusia melalui literasi.
“Duta Baca Daerah terpilih diharapkan mampu menjadi panutan, motivator, inspirator, dan influencer dalam upaya mempromosikan gemar membaca sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran akan pentingnya aktivitas membaca bagi kecakapan hidup sehari-hari khususnya masyarakat Kepulauan Seribu,” tambahnya.