Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kepulauan Seribu menyelenggarakan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Hotel All Sedayu, Jumat (12/05/2023).

Kegiatan ini sendiri dihadiri Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, Ketua Bawaslu Kepulauan Seribu, Syaripudin, Kepala Kesbangpol Kepulauan Seribu, Achmad Yani Rivai Yusuf, Ketua KPU Kepulauan Seribu, Murhofik, KAHMI Kepulauan Seribu, HMI Kepulauan Seribu, GP. Ansor Kepulauan Seribu dan undangan lainnya.

“Saya apresiasi kegiatan ini, karena meningkatkan pengawasan Pemilu 2024 nanti, kita harus cegah, awasi dan tindak, sehingga perhelatan Pemilu 2024 bisa berjalan lancar,” ucap Junaedi.

Junaedi menilai, dengan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif ini semua pihak bisa menjalankan tugas pokok masing-masing.

“Kita bersama mempunyai tanggung jawab untuk mengawal terselenggaranya pemilu secara langsung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu DKI Jakarta, Agustinus Benny Sabdo menjelaskan, saat ini proses Pemilu 2024 sudah pada tahapan pencalonan yang berlangsung pada 1-14 Mei, sehingga perlu dukungan dalam pengawasan para calon untuk memenuhi persyaratan.

“Kami berharap para organisasi masyarakat bisa terlibat aktif, baik sebagai pemantau atau warga Kepulauan Seribu, karena warga masyarakat mempunyai hak pilih dan diharapkan semua berpartisipasi secara aktif. Dengan mengawasi menjadi penting, khususnya terhadap para peserta yang mengajukan berbagai syarat agar memenuhi kriteria,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Bawaslu Kepulauan Seribu, Syaripudin mengaku, kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan lanjutan dalam rangka persiapan dan pengawan Bawaslu untuk Pemilu 2024.

“Saat ini sudah masuk tahap pencalonan, sehingga organisasi masyarakat bisa ikut terlibat aktif dalam pengawasan pencalonan, sehingga jika ada pelanggaran bisa disampaikan ke Bawaslu,” tuturnya.