Kabupaten Kepulauan Seribu melakukan percepatan pembangunan kabel bawah laut di Pulau Biawak, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti surat yang diajukan pengelola Pulau Biawak kepada Pemprov DKI Jakarta, untuk dukungan listrik.

"Pada kesempatan ini kita lakukan komunikasi agar ada jalan keluar untuk pembangunan kabel bawah laut, kami libatkan SKPD/UKPD terkait," kata Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan saat memimpin rakor pembangunan kabel bawah laut di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Selasa (13/06/2023).

Fadjar menjelaskan, sebelumnya telah dilakukan survei ke lokasi rencana pembangunan kabel bawah laut, yang melibatkan Kabupaten Kepulauan Seribu, PLN, Pemprov DKI Jakarta serta pengelola Pulau Biawak.

"Usai pemantauan di lapangan, ada beberapa masukan yang harus dilakukan pihak pengelola Pulau Biawak, khususnya terkait penggunaan tipe kabel yang akan digunakan, sehingga sesuai kelayakannya," tuturnya.

Fadjar berharap, pihak pengelola Pulau Biawak bisa segera memenuhi ketentuan yang sudah ditetapkan, sehingga bisa segera melakukan proses pembangunan kabel bawah laut.

"Ada tahapan dalam pembangunan kabel bawah laut, khususnya secara teknis yang harus dipenuhi pengelola Pulau Biawak, sehingga kondisinya aman," tambahnya.