Suku Badan Pengelolaan Aset Daerah (Suban PAD) Kepulauan Seribu, tengah melakukan pemasangan barcode di sejumlah aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Kepala Suban PAD Kepulauan Seribu, Heldah mengatakan, pemasangan barcode aset gedung dan bangunan yang tercatat data sementara ada 51 register dari delapan pulau.
“Kegiatan ini dilakukan sejak 14-15 Juni. Semua pemasangan barcode ini dilakukan kabupaten, kecamatan dan kelurahan, ini dilakukan sebagai upaya pengamanan aset,” ucapnya, Jumat (16/06/2023).
Heldah menjelaskan, pemasangan barcode ini sesuai dengan Pergub No 57 tahun 2022 tentang OTK Perangkat Daerah, di mana pihaknya bertugas mengkoordinasikan dan melakukan pendampingan pelaksanaan inventarisasi BMD terhadap PD/OPD di Kabupaten Kepulauan Seribu.
"Pemasangan ini kita lakukan secara berkala dan bertahap, target yang diberikan oleh Provinsi DKI Jakarta harus menyelesaikan sebelum triwulan III berakhir," kata Heldah
Tercatat, jumlah pemasangan barcode aset bangunan sementara di Kepulauan Seribu di antaranya di Pulau Kelapa satu register, Pulau Harapan 5 register, Pulau Panggang 5 register, Pulau Pramuka 17 register, Pulau Karya 11 register, Pulau Untung Jawa 7 register dan Pulau Tidung 3 register. Sedangkan di Gedung Mitra Praja sebanyak 2 register.
"Barcode ini terdapat data masing-masing, seperti jenis bangunan, tanggal pembangunan, lokasi dan sebagainya. Mudah-mudahan dengan adanya sistem barcode ini, barang aset milik Pemda bisa jelas kepemilikannya dan meningkatkan akuntabilatas pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD)," ujarnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan (Asminekbang) Kepulauan Seribu, Iwan P Samosir menilai, pemasangan barcode ini sangat penting dan merupakan kegiatan terukur. Pemasangan barcode ini dilakukan pada semua jenis barang, baik yang bergerak maupun tidak bergerak.
"Saya minta seluruh PD/OPD untuk menunjukkan keseriusan terkait pengamanan barang milik daerah, karena aset merupakan hal yang sensitif dan bisa disalahgunakan. Maka itu mohon kerjasama semua pihak dan saya minta Suban PAD untuk segera menuntaskan pendataan di Kepulauan Seribu," tegasnya.