Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta mengadakan pembinaan masyarakat penggiat konservasi berbasis wisata bahari, yang diselenggarakan di Ruang Aula Kantor Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Pulau Tidung, Selasa (20/06/2023).
Kepala Bidang Kelautan Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Imam Fitrianto mengatakan, dalam pengembangan wisata bahari berbasis konservasi, perlu sinergisitas antar dua kelompok masyarakat yaitu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) binaan Dinas Parekraf dan Kelompok Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat (DPL-BM) binaan Dinas KPKP.
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat di implementasikan dan tercipta sinergisitas antar kelompok masyarakat serta terwujud pengembangan wisata bahari yang berkelanjutan," kata Imam.
Imam menjelaskan, wisata bahari bukan hanya bertujuan mendatangkan wisatawan, namun menjaga keberlanjutan ekosistem bawah laut dengan ramah lingkungan dan berbasis konservasi. Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata bahari yang mempesona dengan mangrove, padang lamun dan terumbu karang.
"Kami juga mengadakan kesepakatan antara dua kelompok masyarakat ini untuk tetap menjaga kelestarian alam bawah laut untuk keberlangsungan biota laut sebagai sumber mata pencaharian," ucapnya.
Tercatat, kegiatan yang melibatkan Kabupaten Kepulauan Seribu, diikuti sekitar 60 peserta perwakilan dari delapan Pokdarwis dan tujuh Kelompok DPL-BM.
Camat Kepulauan Seribu Selatan, Angga Saputra menyambut positif kegiatan pembinaan untuk kedua kelompok masyarakat, mengingat Kepulauan Seribu memiliki pulau-pulau kecil yang berpotensi tinggi.
"Sebagai pengelola ekowisata, dua kelompok masyarakat ini memang harus saling sinergi. Pesan saya jadikan Kepulauan Seribu sebagai alam perairan yang natural, agar dapat menarik wisatawan," ucapnya.