Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Seribu menyelenggarakan Rapat Pleno Penetapan Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 di Jakarta, Rabu (21/06/2023).
Kegiatan rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, Komisioner KPU Provinsi DKI Jakarta, Nelvia Gustina, Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Seribu, Murhofik dan tamu undangan lainnya.
Menurut Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, pihaknya mendukungan dan mengapresiasi penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang, di mana terdapat 88 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Kepulauan Seribu.
"Kepulauan Seribu memiliki karakteristik yang berbeda dengan wilayah lainnya, maka itu kami minta untuk tetap dijaga komunikasi dan sinergisitas antar penyelenggara dengan Pemda setempat agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan baik," kata Fadjar.
Fadjar menilai, rapat pleno terbuka ini bertujuan untuk mengakurasi data DPT bersama partai politik agar tidak ada yang ditutupi atau dicurangi.
"Pemilu di Kepulauan Seribu ini unik, harus menyeberang perairan dahulu. Maka itu saya harap kepada tim untuk memastikan semua kebutuhan aman. Semoga saat penyelenggaraan nanti dapat berjalan dengan lancar," ucapnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi DKI Jakarta, Nelvia Gustina mengatakan, Pemilu 2024 akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 mendatang, diharapkan seluruh warga DKI Jakarta ikut berpartisipasi dan merayakan pesta demokrasi ini.
"Meskipun hanya dua kecamatan, tetapi suara dan TPS Kepulauan Seribu sangat menentukan. Jadi kami harap komitmen dan partisipasi warga untuk mengikuti pemilu 2024 mendatang. Terima kasih juga kepada Bawaslu yang menjadi bagian penyelenggaraan ini," ujarnya.
Menanggapi hal ini, Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Seribu, Murhofik menilai, kegiatan rapat pleno terbuka ini untuk menetapkan DPT di Kepulauan Seribu, dengan total sebanyak 22.036 orang, yang terdiri dari 8.698 orang pemilih dari Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan 13.338 pemilih dari Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
"Ini data terakhir dan terkini yang telah kami tetapkan, tentunya ini valid dan tidak ada perubahan lagi. Bagi data warga yang akan berumur 17 tahun saat hari pelaksanaan nanti, juga sudah kita input. Semoga saat penyelenggaraan nanti tidak ada kendala, cuaca baik dan aman," pungkasnya.