Sebanyak 48 nelayan di Kepulauan Seribu mengikuti program Pelaut Tangguh di Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Puluhan nelayan yang berasal dari delapan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kepulauan Seribu tersebut mengikuti dua kelas, yaitu kelas pesisir yang berfokus pada peningkatan keterampilan kelompok nelayan melalui pendampingan pembuatan bisnis, serta kelas nelayan berfokus pada peningkatan produktifitas hasil tangkapan ikan melalui inovasi alat tangkap ikan yaitu bubu dengan tutupan limbah tali nilon.

Kegiatan yang diselenggarakan Sudin KPKP Kepulauan Seribu dengan PHE OSES diharapkan dapat memberikan gambaran pengolahan sampah kayu kepada para nelayan.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengapresiasi PHE OSES yang telah memperhatikan para nelayan di Kepulauan Seribu.

“Terima kasih atas dukungan dan bantuan yang sudah diberikan oleh PHE OSES kepada para nelayan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara," kata Devi, Senin (03/07/2023).

Tercatat, dalam program ini para nelayan juga menerima bantuan berupa paket alat tangkap pancing dan bubu.  

“Bubu dengan tutupan tali nilon memiliki banyak keunggulan, antara lain tahan lama, murah, mudah didapat dan efektif serta efisien dalam pengoperasian. Sepertinya sangat bisa diadopsi juga oleh nelayan di wilayah Kepulauan Seribu. Harapannya bantuan yang kita berikan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan,” tutur Head of Communication, Relations, & CID PHE OSES, Indra Darmawan.