Kabupaten Kepulauan Seribu melakukan pemaparan Penilaian Kinerja 8 Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023 melalui virtual, yang dilakukan di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Jumat (07/07/2023).
Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan, upaya percepatan penurunan stunting di wilayahnya terus dilakukan dengan melibatkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perguruan tinggi maupun CSR.
"Penurunan stunting bisa diturunkan dengan adanya intervensi langsung berupa pemberian susu dan makanan tambahan serta edukasi-edukasi lain yang harus kita lakukan, melalui petugas kesehatan, kader PKK dan elemen warga," kata Junaedi.
Junaedi menambahkan, berdasarkan hasil data e-PPBGM terdapat penurunan jumlah penyakit stunting di Kepulauan Seribu dari 8,29 persen tahun 2021 menjadi 6,48 persen di tahun 2022.
"Inovasi dan kegiatan terus dilakukan salah satunya dengan membuat Dapur Sehat Atasi Stunting, Gerakan Gemar Makan Ikan, pertemuan kelas ibu hamil, mencegah kejadian stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK-red) serta penyuluhan cegah stunting pada anak," pungkasnya.