Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu menerima kunjungan studi banding dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Bangladesh, terkait pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim) di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, Jumat (28/07/2023).
Kasi Peran Serta Masyarakat dan Penaatan Hukum Sudin LH Kepulauan Seribu, Riza Lestari Ningsih mengatakan, kunjungan ini untuk mengetahui dan mempelajari pelaksanaan Proklim yang ada di Kepulauan Seribu, sehingga menjadi tolak ukur di Bangladesh.
"Tadi kita sudah mendatangi beberapa lokasi yang menjadi penilaian kita dalam Proklim, di antaranya tempat urban farming, pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga, bank sampah, komposter hingga lubang biopori," ujar Riza.
Riza menyampaikan, pihaknya menyambut baik dan sangat terbuka dalam bertukar informasi terkait program lingkungan di negara masing-masing, sehingga bisa memberikan dampak positif.
"Mereka terlihat antusias dan tidak menyangka Kepulauan Seribu yang jauh dari daratan Jakarta bisa berkembang, mempunyai lingkungan pesisir yang bersih, pasir putih bahkan penghijauan yang asri," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Menteri GIZ Bangladesh, Firdaus Ara Husain mengungkapkan, kunjungan tersebut memberikan warna tersendiri bagi para anggotanya, sebab kunjungan tersebut dapat menimbulkan kreativitas untuk membangun lingkungan yang baik di negaranya.
"Tentu hasil studi banding ini akan kita bawa dan akan dibahas serta dipelajari dengan pihak eksekutif. Semoga hasil dari kunjungan ke Kepulauan Seribu bisa langsung diimplementasikan," tandasnya.
Firdaus berharap, studi banding ini dapat memperluas basis pengetahuan tentang pendalaman iklim, hingga pembelajaran dan mempromosikan kerja sama antara pejabat kedua negara.