Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Bantuan Sosial Non Tunai dan digitalisasi QRIS kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH), yang diselenggarakan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta dan Bank Indonesia (BI) di Kantor Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Selasa (01/08/2023).
“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama ini, sehingga para pelaku usaha di Pulau Seribu lebih diprioritaskan dan tidak dibebankan dengan tarif 0,3 persen. Warga pulau bisa mengetahui digital perbankan, sehingga mereka paham dan bisa memanfaatkan apa saja yang didapat, bantuan pemerintah itu dengan tepat sasaran," katanya.
Fadjar mengimbau, agar warga masyarakat dapat memanfaatkan bantuan non tunai dari pemerintah dengan baik. Sebab, menurutnya indikator keberhasilan membangun suatu wilayah itu bukan dari hari ke hari, bulan ke bulan dan tahun ke tahun jumlah penduduk yang berharap bantuan itu lebih banyak.
"Melalui bantuan itu warga bisa lebih produktif sehingga ke depannya mereka tidak menerima dana bantuan lagi , sehingga indikator untuk menuntaskan kemiskinan sudah agak berkurang di Kepulauan Seribu," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar menuturkan, hari ini merupakan acara kolaborasi dari Bank Indonesia Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta dan BRI serta Kabupaten Kepulauan Seribu.
"Prinsipnya adalah kita mensosialisasikan Bansos yang diterima secara non tunai, karena sekarang banyak sekali beberapa bantuan sosial yang diberikan Pemprov DKI Jakarta. Sekarang ini bantuan non tunai dan kita kenalkan pembayaran secara digital yang masuk melalui rekening," tuturnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Premi Lestari menjelaskan, data penerima Bansos PKH di wilayah DKI Jakarta itu sebanyak 119.872 orang dan dari data tersebut, untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu berjumlah 1.288 orang.
"Kita perlu melakukan sosialisasi karena sekarang terjadi perubahan transfer non tunai, itu kita berikan dalam bentuk transfer langsung melalui ATM dan digitalisasi bank," katanya.