Sebanyak 40 warga Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Akademi Urban Farming Budi Daya Anggur, yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta bersama Komunitas Anggur Jakarta (KAJ).
Sub Koordinator Urusan Pengendalian Mutu dan Agribisnis Dinas KPKP DKI Jakarta, Imam Wahyudi mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam upaya mendukung potensi urban farming yang ada di Pulau Lancang, serta mendukung program Kelurahan Pulau Pari yaitu "Kampung Anggur" guna pengembangan wisatawan lokal maupun mancanegara.
"Bimtek ini sangat perlu dilakukan, kerena memberikan edukasi kepada warga setempat dalam mendukung dan mengembangkan tanaman anggur di pekarangan rumahnya," kata Imam, Senin (14/08/2023).
Imam menjelaskan, kegiatan bimtek ini bentuknya dari warga untuk warga, yang mana pelatihan ini diinisiasi oleh Komunitas Anggur Jakarta. Pada kesempatan kali ini, narasumber dalam bimtek yaitu Sutarto, penggiat tanaman anggur wilayah Jakarta Utara.
"Penanaman anggur ini sekaligus mendukung salah satu program pemerintah dalan menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tentu kami sangat berharap pasca panen ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, karena nilai jual anggur sangat tinggi," ungkapnya.
Sementara itu, Perwakilan Komunitas Anggur Jakarta, Sutarto selaku penggiat juga mengaku senang bisa hadir memberikan pelatihan untuk warga Pulau Lancang, yang mana mereka sangat antusias dalam setiap pemberian materi atau praktik yang diberikan.
"Semoga perwakilan 40 orang ini bisa mengimplementasikan dan mengajak warga lainnya untuk budi daya anggur dihalaman rumah mereka. Tanaman ini bisa tumbuh tanpa pekarangan yang luas. Semoga program Kampung Anggur ini bisa menyebar ke pulau-pulau lainnya," tandas Sutarto.