Sebanyak 38 peserta mengikuti kegiatan Kampanye Edukasi Pentingnya Air Susu Ibu (ASI) di RPTRA Nyiur Melambai, Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara.
Kegiatan yang diikuti ibu hamil, ibu menyusui, hingga kader kesehatan, diselenggarakan Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dengan melibatkan LSM Dompet Dhuafa dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia.
Kasatpel UKM Puskesmas Kecamatan Seribu Utara, Ratu Juwita mengatakan, kegiatan ini sangat penting bagi para ibu-ibu, mengingat ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.
"ASI merupakan penyedia nutrisi penting, seperti protein, lemak, vitamin, serta mengandung antibodi yang membantu melindungi bayi dari penyakit. Maka itu, pemberian ASI sangatlah penting bahkan berkontribusi pada pencegahan stunting pada anak," kata Ratu, Rabu (23/08/2023).
Ratu menjelaskan, selain penyuluhan pemahaman pentingnya ASI, para peserta juga diberikan pemahaman terkait menu gizi seimbang, kemudian pemahaman terkait Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) bayi dan balita. Hal ini bertujuan untuk pemantauan tumbuh kembang pada bayi dan balita.
"Kami juga menggelar demo masak MPASI dengan pangan lokal yang tersedia di Pulau Kelapa. Lalu, ada pemberian sertifikat bagi Ibu menyusui yang berhasil ASI Eksklusif," jelasnya.
Ratu berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi masyarakat Kepulauan Seribu khususnya Pulau Kelapa untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif serta kesadaran akan pentingnya ASI untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagai upaya mewujudkan generasi bangsa yang sehat, kuat dan berkualitas.
"Keberhasilan menyusui optimal adalah upaya bersama, maka itu dukungan keluarga dan suami sangat penting. Dengan keberhasilan ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesra Kelurahan Pulau Kelapa, Muhammad Sahri mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut, karena pemberian ASI sejak dini dapat menghambat kasus stunting pada anak. Dengan begitu anak-anak di Pulau Kelapa dapat tumbuh kembang dengan sehat dan kuat. Saat ini, kasus stunting di Kelurahan Pulau Kelapa sebanyak 42 anak.
"Sehubung dengan kegiatan ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan berperan aktif dalam pemberian ASI pada bayi dan balita, pemberian ini bukan hanya melibatkan ibu tetapi dukungan keluarga penting agar pemberian dapat optimal," pungkasnya.