Pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, berhasil panen tujuh kilogram kangkung.

Pengelola RPTRA Tanjung Elang Berseri, Nur Rachman Watty mengatakan, sayuran yang berhasil dipanen tersebut merupakan hasil tanam satu bulan lalu, dari dua rak hidroponik.

"Hasil panennya dijual ke masyarakat, dengan harga sekitar Rp 5.000 per tiga ons. Uangnya kami masukan ke dalam kas RPTRA," ujar Nur, Senin (28/08/2023).

Nur menjelaskan, hasil uang penjualan sebagian untuk dibelikan bibit dan pupuk cair. Namun, beberapa kali pihaknya juga mendapatkan bantuan bibit dari Sudin KPKP Kepulauan Seribu ataupun Hydrofarm.

"Kegiatan menanam ini kami rutin laksanakan tiap bulan dengan sayuran seperti Pakcoy, Kangkung, Bayam, Selada, dan lainnya. Tetapi, warga Pulau Pramuka dominan menyukai Pakcoy dan Kangkung," jelasnya.

Nur menambahkan, kegiatan bercocok tanam di pulau tidak selalu berhasil, karena harus menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Terkadang, hasil panennya hanya mendapatkan 3-4 kilogram saja.

"Pengurus RPTRA kami ada enam orang, semua bertugas untuk merawat tanaman di sini, baik secara konvensional ataupun hidroponik. Alhamdulilah, bulan ini kami mendapatkan bantuan satu rak hidroponik, semoga bisa menambah hasil panen kita," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketahanan Pangan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, Parsan menambahkan, RPTRA Tanjung Elang merupakan salah satu binaan sudin KPKP Kepulauan Seribu. Kegiatan ini upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi warga Pulau Pramuka, khususnya ibu hamil dan balita.

"Sayuran hasil panen ini kita harapkan dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar, berharap dapat membantu penurunan angka stunting di Kelurahan Pulau Panggang," pungkasnya.