Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tidung Sejahtera, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, panen 895 kilogram rumput laut jenis Eucheuma Cottoni.
Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengatakan, hasil panen rumput laut jenis eucheuma cottoni ini sebanyak 895 kilogram. Dari hasil panen ini, pihaknya telah mencoba memfasilitasi dalam promosi dan pemasaran.
"Sebanyak 500 kilogram telah dibeli suplier dari Pulau Harapan dengan harga Rp 5.000 per kilogram. Sisanya, 395 kilogram dijadikan bibit kembali guna menjaga ketersedian stok," kata Devi, Selasa (05/09/2023).
Menurut Devi, budidaya rumput laut yang dilakukan warga di beberapa perairan di Kepulauan Seribu semakin berkembang dan baik hasilnya. Hal itu tidak terlepas dari pembinaan berbagai pihak baik pemerintah daerah maupun yayasan dan lembaga.
"Kita akan terus pantau dan bina para kelompok budidaya ini. Melalui kegiatan ini tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Seribu," ucapnya.
Sementara itu, Penyuluh Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Fauzi Rahman menjelaskan, pertumbuhan atau penyebaran rumput laut dipengaruhi oleh kondisi lingkungan biofisik, perairan dan kondisi iklim.
"Apabila cuaca tengah fluktuatif maka pertumbuhannya sangat rentan atau gagal, maka sebagai budidaya harus tekun dan pandai merawatnya. Berharap budidaya rumput laut dapat diiringi dengan edukasi wisata, nantinya dapat meningkatkan perekonomian warga Pulau Tidung," ujar Fauzi.
Budidaya ini merupakan hasil kerja sama Pokdakan dengan Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.