Kelurahan Pulau Tidung bersama Polsek Kepulauan Seribu Selatan menggelar simulasi penanganan pertama untuk Gangguan Keamanan Ketertiban masyarakat (Guantibmas) dan Bencana Alam di area Jembatan Cinta, Pulau Tidung.
Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan, AKP Rahmat Suryaman mengatakan, simulasi ini melibatkan 50 petugas gabungan di antaranya, TNI/Polri, petugas Kapal Ambulan Gawat Darurat (AGD), Satpol PP, Sudin Gulkarmat, Sudin Parekraf, Dishub Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), guru dan pelajar SMKN 61 Jakarta.
"Simulasi dilakukan untuk pelayanan warga dan wisatawan serta penanggulangan bencana alam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Pulau Tidung," kata Rahmat, Senin (18/09/2023).
Rahmat menambahkan, adapun simulasi memperagakan tindakan pertama apabila ada gangguan Kamtibmas di wilayah Pulau Tidung, penanganan pertama tindakan medis apabila terjadi sesuatu terhadap wisatawan dan masyarakat, tindakan cepat apabila terjadi kebakaran lahan dan permukiman warga, serta kumpulan asap yang dapat mengakibatkan pencemaran udara.
"Peragaan penanganan dengan sasaran pedagang kaki lima dan segala sesuatu yang dapat mengganggu ketertiban umum," ungkap Rahmat.
Sementara itu, Lurah Pulau Tidung, Hafsah mengatakan, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan simulasi Guantibmas yang dilakukan oleh petugas gabungan di wilayahnya, sehingga memberikan penanganan pertama dengan cepat jika terjadi gangguan keamanan dan bencana alam.
"Kegiatan ini sekaligus dapat mengedukasi warga Pulau Tidung agar selalu tertib dan aman serta selalu menjaga kelestarian alam," pungkasnya.