Sebanyak 125 nelayan dari enam kelurahan mengikuti kegiatan Aksi Pesisir, yang diselenggarakan Himpunan Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (HA-FPIK) IPB bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Kepala Bidang Kelautan Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Imam Fitrianto mengaku, pihaknya mendukung kegiatan penanaman pohon mangrove, bersih-bersih pantai dan saling berbagi, yang diselenggarakan di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu Selatan pada 17 September.

"Kegiatan ini sangat positif, apalagi melibatkan masyarakat dan lingkungan," ujarnya, Senin (18/09/2023).

Imam menuturkan, kegiatan menanam mangrove banyak sekali manfaatnya. Di antaranya mencegah abrasi pantai, lalu dapat sebagai penghasil oksigen sekaligus menyerap gas beracun, kemudian berfungsi sebagai biota laut.

"Kegiatan ini juga dalam rangka menjaga keberlangsungan ekosistem mangrove di perairan Kepulauan Seribu," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu, Sujanto Budiroso menuturkan, kegiatan ini merupakan upaya menjaga kebersihan perairan dari sampah plastik, batang pohon, logam dan residu.

"Apabila perairan kita bersih, maka ini menjadi daya tarik tujuan wisata," terangnya.

Tercatat, dalam kegiatan ini dilakukan penanaman 2.500 bibit mangrove dengan jenis rhizophora, kegiatan bersih-bersih pesisir pantai Pulau Tidung Kecil dan membagikan sembako kepada 125 nelayan.