Sebanyak 60 peserta mengikuti rapat koordinasi (rakor) dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan, yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta di gedung BKSDA, Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan.

Para peserta yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan anggota TP PKK Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan dan kader PIK Keluarga Kepulauan Seribu.

Ketua 1 Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kepulauan Seribu, Indah Susanti menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta dan Sudin PPAPP Kepulauan Seribu , mengingat kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat.

"Dari kegiatan ini para peserta mendapatkan ilmu dan wawasan luas tentang cara penanganan dan alur pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, diharapkan mereka bisa menularkan kembali ilmu yang di dapat," kata Indah, Rabu (04/10/2023).

Indah menilai, kekerasan pada perempuan dan anak masih kerap ditemukan di semua daerah, bahkan masih banyak korban KDRT yang tidak mau melapor karena malu dan aib bagi keluarganya.

"Untuk mencegah tindak kekerasan dibutuhkan dukungan keluarga, karena keluarga merupakan orang terdekat untuk memberikan masukan yang baik bagi anak-anak dan perempuan di sekitarnya. Semoga kegiatan ini memberikan penguatan kepada kader, ke depannya tidak terjadi lagi tindak kekerasan baik di wilayah Kepulauan Seribu maupun wilayah lainnya," ucapnya.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) Sudin PPAPP Kepulauan Seribu, Novi Rahmawati menambahkan kegiatan ini diikuti 60 peserta yang merupakan kader TP PKK dan perwakilan kader PIK Keluarga dari enam Kelurahan.

“Peserta diberikan pelatihan tentang penanganan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, cara konseling, alur dan proses bantuan hukum dan rumah pulih untuk para korban KDRT, yang disampaikan oleh para narasumber yang berpengalaman,” tambahnya.