Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara mengadakan kegiatan sosialisasi tentang penyakit malaria, yang melibatkan puluhan peserta dari berbagai kalangan.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara diikuti 30 peserta, yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, kader juru malaria Kelurahan, Satpol PP dan masyarakat.

Kepala Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Nur Rahmat mengatakan, sosialisasi ini sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanganan penyakit malaria di wilayah Kepulauan Seribu, mengingat malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles.

“Puluhan peserta ini diberikan materi sosialisasi penyakit malaria oleh Dedi Suhardi. Informasi yang diberikan mengenai ciri jentik nyamuk Anopheles, tanda-tanda penyakit malaria, cara pencegahan, dan penanganannya. Saat ini di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara masih zero malaria," kata Nur Rahmat, Kamis (02/11/2023).

Rahmat menambahkan, pada hari sebelumnya pihaknya telah melaksanakan surveilans faktor risiko malaria di wilayah Kepulauan Seribu Utara. Adapun pulau yang dikunjungi yakni Pulau Panjang, Pulau Genteng Besar, Pulau Pelangi, Pulau Sepa Resort, Pulau Bira Resort, dan Pulau Pramuka.

“Wilayah kepulauan sangat rentan terhadap penyakit ini, karena banyak tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk Anopheles. Oleh karena itu, surveilans faktor risiko sangat penting untuk dilakukan guna mencegah penyebaran malaria,” tuturnya.