Puncak perayaan HUT Kabupaten Kepulauan Seribu ke-22 di area Jembatan Cinta Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan berlangsung meriah.
Sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Kabupaten (Forkopimkab) Kepulauan Seribu, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para undangan tampak hadir pada puncak acara, yang mengusung tema "Sekali Layar Terkembang, Pantang Surut ke Belakang".
Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan, semoga acara ini dapat berkesan dan dapat dijadikan sebagai suatu upaya, dalam meningkatkan pariwisata dan perekonomian di Kepulauan Seribu.
"Insya allah ini membawa semangat bagi kita semua, serta bekerja bagaimana Kepulauan Seribu setara dengan daratan bahkan menjadi objek wisata, yang lebih maju," kata Junaedi.
Junaedi menilai, Kepulauan Seribu akan terus dikembangkan menjadi kawasan ekonomi khusus, juga sebagai kawasan bisnis dan kawasan lainnya yang bisa sama dengan negara lain di dunia.
"Saat ini alhamdulillah banyak prestasi dan pembangunan yang sudah dicapai untuk kemajuan Kepulauan Seribu, agar bisa menyetarakan, membahagiakan warga Kepulauan Seribu," katanya.
Junaedi menambahkan, pemerintah terus membangun berbagai fasilitas destinasi wisata yang ada di setiap pulau penduduk, seperti menyelesaikan salah satu ikon Kepulauan Seribu, yaitu Jembatan Cinta dengan fasilitas pendukung plaza dan water dance.
"Jembatan Cinta ini menjadi objek wisata 24 jam, bahkan pada malam hari pun wisatawan bisa berkunjung melihat air mancur bergoyang, serta bisa menambah kunjungan wisata yang banyak sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat lebih maju," ungkapnya.
Tercatat, pada puncak perayaan HUT tersebut, Kabupaten Kepulauan Seribu meresmikan batik gobang, memberikan pas kapal, life jacket, penyerahan beasiswa, bedah rumah, pemberian 1.000 pohon bugenvil dan BPJS Ketenagakerjaan.