Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Seribu melakukan sosialisasi Peraturan Kampanye dan Dana Kampanye Pemilu tahun 2024, yang diselenggarakan di Sunlake Hotel, Jakarta, Rabu (22/11/2023).
Kegiatan yang dibuka secara langsung Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata, turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kepulauan Seribu, Alawi, Ketua KPU Kepulauan Seribu, Iman Cahyadi, TNI/Polri, perwakilan peserta Pemilu 2024 dan tamu undangan lainnya.
“Kami apresiasi kegiatan ini, acara ini penting karena masa kampanye akan dilakukan pada 28 November nanti. Kegiatan sosialisasi ini akan terinformasikan metode kampanye serta apa yang dilarang dan tidak boleh kepada para peserta Pemilu tahun 2024,” kata Wahyu Dinata.
Seperti diketahui masa kampanye yang akan dilakukan para peserta Pemilu 2024 dimulai pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Selama masa kampanye para peserta Pemilu 2024 harus menjalankan semua ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan KPU Kepulauan Seribu terkait lokasi yang akan digunakan hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini bisa terwujud kampanye yang aman dan lancar di wilayah Kepulauan Seribu. Hal ini merupakan langkah penting dalam persiapan Pemilu 2024, dengan pemahaman yang lebih baik tentang peraturan kampanye dan pengelolaan dana kampanye,” kata Alawi.
Alawi juga berharap, selama masa kampanye nanti para peserta Pemilu 2024 harus menghindari politik identitas, politik uang serta penyebaran berita hoax.
“Para ASN Kabupaten Kepulauan Seribu juga harus memperhatikan netralitasnya yang perlu dipedomani dan dilaksanakan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kepulauan Seribu, Iman Cahyadi menjelaskan, KPU hanya mengeluarkan regulasi aturan, sedangkan implementasinya di tangan Bawaslu, yang akan melakukan pengawasan.
“Para peserta Pemilu 2024 disosialisasikan terkait mana yang boleh dan tidak boleh, baik lokasi tempat kampanye dan pemasangan alat peraga kampanye. Para peserta Pemilu 2024 harus bisa memanfaatkan masa kampanye ini, semoga acara ini menjadi titik temu agar Pemilu 2024 berjalan damai dan tidak ada pelanggaran,” tambahnya.