Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Seribu melakukan updating data pengrajin di Gedung Mitra Praja, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (12/12/2023). 

Wakil Ketua Harian Dekranasda Kepulauan Seribu, Lusya mengatakan, kegiatan ini untuk memonitoring mana pengrajin yang aktif maupun yang sudah tidak aktif.

"Saat ini dari 21 pengrajin yang terdata hanya 11 pengrajin yang masih aktif. Pengrajin yang tidak aktif ini dikarenakan pasca Covid-19 beralih ke usaha lain," katanya.

Lusya menambahkan, adapun tujuan dari didatanya pengrajin Dekranasda ini agar bisa mengetahui berapa banyak jumlah pengrajin yang ada di Kepulauan Seribu, bisa mengetahui produk-produk apa saja yang dihasilkan, serta mengetahui nilai jual dari kerajinan yang dihasilkan. 

"Para pengrajin Kepulauan Seribu bisa mendaftarkan produknya melalui website dekranasda.jakarta.go.id," jelasnya.

Ditambahkan Lusya, updating data ini melibatkan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kepulauan Seribu sehingga dapat mengetahui berapa banyak pengrajin yang ada.  

"Harapannya pengrajin Kepulauan Seribu bisa meningkatkan produk yang bernilai tinggi sehingga bisa dikenal bukan hanya nasional tetapi hingga internasional," pungkasnya