Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar sosialisasi New Jakpreneur 2024, yang diselenggarakan di Ruang Penyu Lantai 6 Gedung Mitra Praja, Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti lebih dari 100 peserta dari enam kelurahan yang ada di Kabupaten Kepulauan Seribu.
Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Kepulauan Seribu, Endro Mukti Wibowo mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Gubernur nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Kewirausahaan Terpadu. Di mana setiap tahunnya Kabupaten Kepulauan Seribu ditargetkan adanya penambahan anggota Jakpreneur dari data yang tercantum di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Jakpreneur yang aktif sudah mencapai 3.178 anggota, artinya hampir seluruh masyarakat Kepulauan Seribu terdaftar dan mempunyai penghasilan," ujarnya.
Endro menjelaskan sejak 2011, Kepulauan Seribu telah ditetapkan menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), di mana Kepulauan Seribu tidak hanya menjual keindahan alam tetapi juga didorong untuk mengembangkan ekonomi kreatifnya.
"Saya imbau kembali kepada kelurahan dan kecamatan untuk mengajak dan mendorong para pengembang usaha agar bergabung, jadi kita bangkitkan seluruh potensi dan kearifan lokal yang ada di Kepulauan Seribu," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kepulauan Seribu, Syamsul Hidayat mengatakan, para anggota Jakpreneur ini telah diberikan pendampingan, pelatihan, permodalan, hingga perizinan. Diharapkan melalui sosialisasi pelaku usaha Kepulauan Seribu semakin berkembang.
"Dengan sosialisasi ini diharapkan jumlah Jakpreneur di Kepulauan Seribu bertambah sehingga kuliner ataupun kudapan khas Kepulauan Seribu semakin bervariasi," tandasnya.