Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar rapat koordinasi (rakor) penangan stunting di Gedung Mitra Praja, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (03/01/2024).
Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, di awal tahun 2024 masing-masing Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) yang sudah menjadi bapak asuh, untuk menurunkan angka stunting di Kepulauan Seribu dapat segera terwujud.
"Harapan kita jangan sampai ada peningkatan kasus stunting di Kepulauan Seribu," kata Fadjar.
Fadjar menambahkan, Kabupaten Kepulauan Seribu optimis penurunan angka stunting tahun ini bisa ditekan dengan berbagai program, yang sudah dilakukan di antaranya Pemberian Makanan Tambahan (PMT), bapak asuh maupun berkolabirasi dengan program Corporate Social Responsibility (CSR).
"Upaya terus dilakukan di masing-masing kelurahan dengan melakukan pemantauan rutin kepada anak-anak stunting," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Sidartawan mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pendampingan dan pemantauan anak yang terindikasi stunting, dengan melibatkan petugas kesehatan, kader PKK, Dasawisma maupun RT/RW.
"Target kami bulan Februari Kelurahan Pulau Untung Jawa sudah zero stunting," pungkasnya.