Sebanyak 35 kilogram kangkung dan bayam berhasil dipanen dari area urban farming Docking Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan.

Kepala Seksi Ketahanan Pangan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu, Parsan menjelaskan, sayur-mayur yang dipanen terdiri dari 25 kilogram kangkung dan 10 kilogram bayam.

"Awal tahun ini kami kembali panen bersama dengan warga, semoga hasilnya bermanfaat bagi warga khususnya dalam penyediaan kebutuhan pangan, di antaranya sayuran," ujar Parsan, Rabu (03/01/2023).

Parsan menjelaskan, sayuran tersebut merupakan hasil penanaman secara konvensional dan hidroponik. Selain penanaman kangkung dan bayam di urban farming, turut ditanami juga cabai, terung, ubi jalar, singkong, jagung, buah-buahan dan tanaman lainnya.

“Urban farming itu merupakan hasil memanfaatkan lahan kosong yang sebelumnya tidak produktif dan saat ini hasilnya pun dapat dirasakan warga. Penanaman di pulau ini tak gampang dan membutuhkan kerja keras untuk penyiramannya. Membutuhkan ketelatenan, setiap hari disiram dua kali pada pagi dan sore," katanya.

Sementara itu, salah satu warga, Fauziah (34) mengaku senang bisa ikut panen bersama, dirinya mengucapkan terima kasih kepada petugas docking yang telah memberikan sayurannya, untuk menambah pangan keluarganya.

"Yang jualan sayuran di sini sangat jarang, tapi dengan adanya kebun ini kami jadi lebih sering untuk mengonsumsi sayuran. Karena selain ikan sayuran juga penting," tandasnya.