Salah satu ikon wisata di Pulau Untung Jawa, Jembatan Pengantin tengah diperbaiki untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.

Perbaikan Jembatan Pengantin tersebut dilakukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Puja Berhias Pulau Untung Jawa bersama warga Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan.

Ketua Pokdarwis Puja Berhias Pulau Untung Jawa, Rusli mengatakan, kerusakan gelagar atau bawah jembatan ini terjadi sejak tahun lalu, bahkan pada bulan September 2023 bagian bawah jembatan sudah diperbaiki pihak kelurahan, akan tetapi terjangan ombak laut membuat jembatan ini kembali rusak.

"Perbaikan jembatan ini melibatkan anggota Pokdarwis, pelaku jasa wisata, PPSU, RT, dan RW serta masyarakat sekitar, yang jumlahnya sekitar 70 orang," kata Rusli, Selasa (30/01/2024).

Rusli menjelaskan, perbaikan jembatan tersebut dilakukan dengan dana swadaya Pokdarwis dan masyarakat Pulau Untung Jawa. Adapun jembatan yang diperbaiki sepanjang 50 meter dengan lebar 1,5 meter.

"Gelagar atau bawah jembatan ini sebelumnya hanya plastik PVC, sekarang kita cor agar tetap kuat dan kokoh. Pengecoran dilakukan secara manual dengan bahan material seperti semen, pasir dan batu split," tuturnya.

Rusli menambahkan, Pulau Untung Jawa merupakan tempat pariwisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan tiap akhir pekan, maka pengerjaan ini ditargetkan selesai dalam waktu dua pekan, di mana saat ini yang sudah dicor sepanjang delapan meter atau sekitar 16 persen.

"Kendala saat ini sudah mulai memasuki hujan, sehingga proses pengeringan cornya butuh waktu yang lama. Berharap pengerjaan ini bisa lebih cepat," harapnya.

Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Sidartawan mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah gotong-royong memperbaiki jembatan tersebut.

“Semoga perbaikan ini cepat selesai, agar jembatan ini dapat berfungsi kembali sehingga wisatawan yang melintas juga merasa aman dan nyaman, bahkan bisa kembali menjadi tempat favorit untuk spot berswafoto. Terima kasih atas dukungan masyarakat, yang sangat peduli dan mau bergotong-royong,” tambahnya.