Sidang Kelompok Musrenbang Terintegrasi tingkat Kelurahan Pulau Pari membahas 33 usulan.

Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Kelurahan Pulau Pari, Jumat (01/03/2024), dibuka secara langsung Camat Kepulauan Seribu Selatan, Ismail.

Menurut Ismail, kegiatan Musrenbang diikuti aparatur Kelurahan Pulau Pari, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), LMK, FKDM, tokoh masyarakat, para ketua RT dan RW.

"Hasil usulan prioritas warga dari tingkat RW nantinya akan dibahas di tingkat kecamatan dan kabupaten, agar bisa terealisasi pada tahun 2025," kata Ismail.

Sementara itu, Lurah Pulau Pari, Muhammad Ardiansyah menuturkan, untuk sidang kelompok Musrenbang Kelurahan Pulau Pari membahas sebanyak 33 usulan fisik maupun non fisik, seperti perbaikan jalan utama, pembuatan RO, pendalaman kolam labuh, perbaikan Gedung Sasana Krida Karang Taruna (SKKT), pemasangan tanggul, pemagaran lahan makam, pengadaan gazebo dan pemagaran lahan RPTRA.

“Sementara usulan non fisik antara lain, pengadaan fasilitas olahraga, pergantian lampu jalan, penunjang balai warga, alat pemadam kebakaran, pelatihan diving, pengadaan pot taman, pengadaan alat band, pelatihan montir, pengadaan rumpon ikan, fasilitas pendukung pariwisata, serta pengadaan gerobak sampah,” jelasnya.

Ardiansyah menambahkan, dari jumlah itu 31 usulan direkomendasikan sementara dua usulan tidak direkomendasikan.