Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menerima audiensi tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Seribu di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Senin (29/04/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan didampingi Kepala Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kepulauan Seribu, Purnomo menerima perwakilan BPS Kepulauan Seribu, yang dipimpin Kepala BPS Kepulauan Seribu, Alfonso Triantoro.

"Pertemuan ini dalam rangka rencana kegiatan pendataan Potensi Desa (Podes) tahun 2024, yang akan dilakukan BPS Kepulauan Seribu. Tentunya Kabupaten Kepulauan Seribu, siap mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut," kata Fadjar.

Podes adalah pendataan lengkap satu-satunya setingkat desa yang dilakukan BPS, yang melibatkan unsur terkait di tingkat kelurahan.

Sementara itu,  Alfonso menjelaskan, pijakan yang digunakan adalah data tingkat desa terkait tipologi kondisi sosial ekonomi lingkungan serta kondisi kebutuhan layanan desa-desa lainnya, di mana kebijakan yang dimulai dari desa ini untuk mengurangi kesenjangan antara desa dan kota, dengan dilakukan percepatan pembangunan desa dalam pemenuhan layanan dasar warganya.

"Hasil pendataan Podes mampu menggambarkan potensi yang dimiliki oleh suatu wilayah di tingkat desa dan kabupaten atau kota, yang ada di seluruh Indonesia," ujarnya.

Alfonso menambahkan, tujuan pendataan Podes adalah untuk menghasilkan data bagi keperluan pembangunan wilayah, memberikan data tentang potensi desa ketersediaan infrastruktur atau fasilitas serta kondisi sosial ekonomi di setiap desa atau kelurahan.

"Tujuan khususnya menyediakan data yang dapat mendukung perencanaan kegiatan sensus ekonomi 2026, sebagai sarana untuk updating master file desa,  menyediakan data tentang keberadaan dan perkembangan potensi yang dimiliki desa atau kelurahan yang meliputi sosial ekonomi sarana dan prasarana wilayah, menyediakan data bagi keperluan klasifikasi tipologi desa, sebagai sumber data pemutakhiran peta wilayah kerja statistik,  menyediakan data pokok bagi penyusunan statistik wilayah kecil,  menyediakan data bagi penyusunan berbagai analisa, dan menyediakan data bagi penghitungan indikator-indikator pembangunan atau kemajuan desa," tambahnya.