Sebanyak 30 peserta atau 15 pasang finalis Abang dan None (Abnon) Kepulauan Seribu menjalani tahapan karantina, untuk pembekalan menuju Malam Final Pemilihan Abnon tahun 2024 pada 19 Juli mendatang.
Kepala Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan mengatakan, masa pembekalan berlangsung mulai dari 4 Juni - 13 Juli 2024 di Taman Benyamin Sueb (TBS), Jakarta Timur.
"Dari 161 peserta yang mendaftar mengikuti ajang Abnon Kepulauan Seribu tahun ini, telah dipilih 30 peserta atau 15 pasang Abnon yang kini mengikuti masa karantina peserta, dengan serangkaian materi kelas dan praktek. Pembekalan diberikan oleh narasumber yang profesional dan kompeten di bidangnya,” ujar Sonti, Jumat (14/06/2024).
Sonti menjelaskan, materi pembekalan yang disampaikan di antaranya, pariwisata dan ekonomi kreatif, pemerintahan, kebudayaan, hubungan internasional, bahasa asing, psikologi, etika, kepribadian, dan tata busana. Ada juga pembekalan pada pengembangan diri seperti public speaking, pelatihan tari nandak ganjen, serta pelatihan berjalan di atas panggung catwalk.
"Kami juga mengingatkan kepada peserta bahwa Abnon bukan hanya sebatas wajah semata "cantik dan ganteng" tapi juga perlu ditunjang kecerdasan sebagai keterampilan yang harus terus diasah," ucapnya.
Melalui pembekalan ini, Sonti berharap para finalis Abnon semakin memantapkan persiapan untuk berlomba di tingkat Kabupaten Kepulauan Seribu, nantinya bekal ini untuk menuju perlombaan tingkat Provinsi DKI Jakarta.
"Diharapkan peserta bisa mengikuti tahap pembekalan ini dengan sungguh-sungguh, menjadi proses pematangan bagi para finalis, hingga siap menjadi duta pariwisata Jakarta khususnya Kepulauan Seribu, bila terpilih menjadi Abnon," tegasnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (Asminekbang) Kabupaten Kepulauan Seribu, Iwan Samosir selaku dewan juri mengharapkan bagi Abnon yang terpilih nantinya dapat membawa Jakarta sebagai kota global, yang mana sudah tidak menjadi Ibu Kota.
"Mudah-mudahan mereka bisa mengembangkan pariwisata. Tentu saya menunggu dari para finalis ini konsep apa yang sudah mereka miliki untuk membawa Kepulauan Seribu khususnya menuju kota global," tandasnya.