Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran Daftar Pemilih dengan Stakeholder pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta 2024, yang diselenggarakan di Sunlake Waterfront Resort dan Convention, Sunter, Rabu (03/07/2024).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Kepulauan Seribu, Alawi mengatakan, Rakor tersebut untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yang merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan bernegara.
"Pemilu dan pemilihan wakil rakyatnya yang akan membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik," ujarnya.
Alawi berharap, penyelenggaraan Pilkada untuk Kepulauan Seribu nanti bisa lebih baik lagi atau seperti Pemilu sebelumnya tahun 2024, sehingga Pemilihan Kepala Daerah Provinsi DKI Jakarta yang tinggal 46 hari, tepatnya pada tanggal 27 November 2024 mendatang berjalan tertib, aman dan lancar.
“Untuk itu perlu dilakukan rapat koordinasi dan sosialisasi untuk memastikan setiap tahapan Pilkada agar berjalan dengan tertib, aman dan lancar," katanya.
Sementara itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kepulauan Seribu, Gozali mengatakan, Rakor ini adalah bagian dari amanat Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Tahapan Pilkada. Kemudian Undang-undang Pilkada serta PKPU Nomor 7 Tahun 2024 Tentang Data Pemilih.
"Melalui kegiatan ini diharapkan bahwa stakeholder bisa membantu KPU Kepulauan Seribu dalam penyusunan daftar pemilih di wilayah Kepulauan Seribu," ucapnya.
Jadi sesuai dengan PKPU Nomor 7 Tahun 2024 tahapan penyusunan daftar pemilih ini pertama adalah KPU mendapatkan bahan data pemilih berupa Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dan kemudian dari situ disinkronisasi data DP4 dengan DPT Pemilu terakhir.
"Dengan Pemutakhiran Data Pemilih ini di antara kami sudah sesuai dengan arahan dari KPU DKI, melaksanakan namanya Pencocokan dan Penelitian yang selanjutnya disebut Coklit, adalah kegiatan yang dilakukan oleh PPDP dalam Pemutakhiran data Pemilih dengan cara mendatangi pemilih secara langsung," pungkas Gozali.
Tercatat, kegiatan dihadiri KPU Provinsi DKI Jakarta, TNI/Polri, PPK, PPS, OPD terkait serta tamu undangan.