Lurah Pulau Pari, Muhammad Adriansyah menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan penanaman ribuan bibit mangrove yang dilakukan Polres Kepulauan Seribu.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di lingkungan Pulau Pari,” kata Adriansyah, Rabu (03/07/2024).

Adriansyah berharap, kegiatan positif ini dapat terus terjalin, sehingga bermanfaat untuk masyarakat di jangka panjang.

"Kegiatan ini sangat positif untuk menjaga kelestarian lingkungan. Mudah-mudahan kegiatan serupa tersebut berkelanjutan setiap tahun," pungkasnya.

Tercatat, sebanyak 2.500 bibit mangrove ditanam di pesisir Pantai Bintang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Aksi tanam mangrove ini dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara Ke-78, beserta Hari Kelautan Nasional yang jatuh pada 2 Juli kemarin.

Kanit Pengaman Objek Vital (Pam Obvit) Polres Kepulauan Seribu, Hendra Kristianda mengatakan, kegiatan ini bersinergi dengan jajaran Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kelurahan Pulau Pari, Babinsa, Damkar, Satpol PP, Dishub Pulau Pari, KSOP Pulau Pari, Sudin Parekraf dan FKDM.

"Penanaman 2.500 bibit mangrove ini merupakan kegiatan bakti sosial kami, akan tanggung jawab dan rasa peduli lingkungan di kawasan pesisir pantai," ujarnya.

Hendra menilai, manfaat dari penanaman mangrove ini sangat banyak, seperti penguat konservasi lingkungan, serta melindungi pulau dari abrasi dan dampak perubahan iklim.

“Kami juga melakukan kegiatan penyelaman bawah laut untuk membersihkan sampah yang menempel di terumbu karang, sebagai upaya melestarikan ekosistem laut di wilayah tersebut. Kemudian, dilanjutkan pemberian santunan anak yatim dan duafa bagi masyarakat setempat,” tuturnya.

Hendra berharap, kegiatan ini dapat mempererat hubungan Polri dan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir dan kesejahteraan sosial di Kepulauan Seribu.