Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, menggelar Malam Final Pemilihan Abang None (Abnon) Tahun 2024 di Plaza Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Jumat (19/07/2024) malam.

Malam Final Abnon Kepulauan Seribu ini diikuti oleh 30 orang peserta, di mana pada pemilihan Abnon tahun ini mengangkat tema 'Seribu Berkilau'.

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan, pemilihan Abnon ini merupakan agenda tahunan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, yang nantinya akan bersaing di tingkatkan Provinsi DKI Jakarta.

"Kabupaten Kepulauan Seribu meraih prestasi pada pemilihan Abnon di tingkat Provinsi DKI Jakarta pada Tahun 2022-2023, semoga pada tahun 2024 ini ada yang mewakili Kepulauan Seribu, baik Nonenya maupun Abangnya, amin. Kepada para finalis Abang None Jakarta, sesungguhnya kalian semua adalah pemenang," katanya.

Junaedi menyampaikan, saat ini Kepulauan Seribu sedang dikembangkan untuk dijadikan Maldivenya Indonesia, semoga pada tahun ini juga akan di-grounbreaking pembangunan Negeri Seribu Pulau di Pulau Panggang.

"Nanti akan di-grounbreaking pembangunan Negeri Seribu Pulau di Pulau Panggang. Jadi nanti kita punya pusat ekonomi juga, punya pusat bisnis, bukan hanya pariwisata saja tapi semua komplit di Pulau Seribu insyaallah, mohon doa dan dukungannya," ucapnya.

Junaedi menambahkan, pembangunan Negeri Seribu Pulau tersebut tentunya bisa berdampak kepada kesejahteraan masyarakat dan Kepulauan Seribu nantinya.

"Ke depan, Kepulauan Seribu akan sama dengan daratan, akan setara dengan daratan, dengan Pulau Seribu mempunyai kawasan ekonomi khusus," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan menyampaikan, pada Malam Final Pemilihan Abnon tahun ini sudah ada sebenarnya pemenang, yaitu sebanyak 30 orang atau 15 pasang.

"Sudah ada 15 pasang, tetapi kita akan mencari yang terbaik dari yang terbaik untuk kita kirim ke Provinsi DKI Jakarta," katanya.

Sonti mengaku, perhelatan Malam Final Pemilihan Abnon dibuat sedemikian berkilau, yang mana tema ini untuk menunjukkan kilau Kepulauan Seribu kepada dunia dalam konteks Jakarta sebagai Kota Global, terlebih lagi pada tahun ini melibatkan juri hubungan internasional, yang adalah pejabat fungsional di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

"Saya laporkan pada malam hari ini adalah sebetulnya saya terharu melihat betapa Kepulauan Seribu itu sekarang diminati oleh anak-anak muda, dan sangat peduli dengan Pulau Seribu," kata Sonti.

Sonti menambahkan, bahwa Kepulauan Seribu ini adalah aset yang luar biasa. Selama ini Kepulauan Seribu itu belum terlalu dikenal tetapi dengan adanya pemilihan Abnon ini dan dengan adanya kerja sama yang diberikan oleh ikatan Abnon sekarang Pulau Seribu seperti kita lihat hari ini banyak sekali wisatawan turus datang dan kita berharap ini akan berlanjut terus.

"Terima kasih, perhelatan malam hari ini bisa terlaksana semuanya karena dukungan semua pihak. Terima kasih untuk semuanya yang sudah membantu, mendukung dan mensupport," tandasnya.