Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu, mengadakan kunjungan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
Kegiatan yang dilakukan dalam rangka sosialisasi program Sekolah Adiwiyata, diikuti 45 peserta perwakilan dari sekolah di Kepulauan Seribu.
Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat dan Penataan Hukum Sudin LH Kepulauan Seribu, Riza Lestari Ningsih mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap tahun, dengan tujuan untuk mendorong masyarakat melakukan pengurangan dan pengelolaan sampah dari sumbernya.
"Melalui kegiatan ini peserta dapat melihat langsung dan gambaran kondisi di TPST Bantar Gebang yang harus mengelola sampah warga Jakarta sekitar 7.500 ton per hari," ujar Riza, Selasa (30/07/2024).
Riza menuturkan, dalam kunjungan tersebut peserta juga diberikan penjelasan mengenai kegiatan pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang oleh Tim Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) Dinas LH DKI Jakarta, mulai dari zona pembuangan dari geomembran, area komposting, hingga ke pengolahan sampah Landfill Mining dan Refuse Derived Fuel (RDF) Plant.
"Mudah-mudahan dengan kunjungan ke TPST Bantar Gebang, para peserta akan semakin peduli terhadap lingkungan. Kita melihat, daya tampung TPST Bantar Gebang semakin berkurang," jelasnya.
Riza menjelaskan, selain kunjungan ke TPST Bantar Gebang, puluhan peserta juga mengunjungi SDN Kelapa Dua Wetan, yang sebelumnya pernah meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional.
“Kunjungan ini untuk memberi motivasi kepada peserta yang rata-rata guru di Kepulauan Seribu, agar di sekolah mereka dapat meraih penghargaan yang serupa. Selanjutnya puluhan peserta juga mendapatkan bimtek terkait program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah dan sosialisasi Adiwiyata,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu guru SMPN 285 Jakarta, Wahyudi merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Sudin LH Kepulauan Seribu, mengingat sebelumnya SMPN 285 Jakarta juga pernah ikut dalam ajang penghargaan Adiwiyata.
"Tentunya kegiatan ini memberikan wawasan dan ilmu baru lagi yang bisa kita terapkan di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal kita. Mari kita bergerak bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan asri," pungkasnya.