Wakil Camat Kepulauan Seribu Utara, Yulihardi mengimbau masyarakat di Kelurahan Pulau Panggang untuk menggunakan hak suaranya, pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024.

Hal itu disampaikan Yulihardi pada pembukaan acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilihan Secara Tatap Muka yang diikuti oleh para pengurus RT, RW, LMK, FKDM, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Ruang Pola Kantor Kelurahan Pulau Panggang, Jumat (30/08/2024).

"Tahun ini ada tiga bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang sudah mendaftar. Jika ada yang berbeda pilihan itu wajar, namanya juga beda pilihan politik. Namun perlu saya ingatkan kita ini hanya punya hak satu suara, di mana konstitusi Cuma memperbolehkan kita memilih satu pasang, maka dari itu manfaatkan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Yulihardi berharap, Pilkada di Kepulauan Seribu berjalan lancar, aman dan santun, termasuk dukungan ASN, RT, RW, LMK dan FKDM yang menjaga netralitas pada saat Pemilu berjalan.

"Marilah kita sama-sama menjaga Pilkada di Kepulauan Seribu berjalan dengan aman, nyaman dan lancar," bebernya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Abdul Kadir mengatakan, kegiatan Sosialisasi  Pengawasan Partisipatif Pemilihan Secara Tatap Muka ini bukan yang pertama kali dan akan terus berlanjut, karena tugas pengawasan Pemilu ini bukan hanya Panwaslu atau PKD, akan tetapi juga menjadi tugas masyarakat.

"Kami berharap peran aktif masyarakat dalam membantu mengawasi Pemilu terutama di masa kampanye, karena petugas Panwaslu di tingkat kecamatan ada tiga orang dan kelurahan satu orang jadi di Kepulauan Seribu Utara hanya ada enam orang. Undang-undang sudah mengatur tentang Pengawasan Partisipatif yaitu di pasal 131 UU No.10 Tahun 2016," tandasnya.