Kabupaten Kepulauan Seribu mengadakan kegiatan aksi rembuk dalam upaya pencegahan dan penurunan prevalensi stunting, yang diselenggarakan di Gedung Mitra Praja Sunter, Jakarta, Kamis (12/09/2024).
Kegiatan yang dibuka secara langsung Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, turut dihadiri SKPD/UKPD terkait, serta dilakukan penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan stunting di wilayah Kepulauan Seribu.
Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, terdapat dua hal yang menjadi perhatian di bidang kesejahteraan masyarakat yakni stunting dan kemiskinan ekstrem, kedua ini saling berkorelasi dalam mewujudkan komitmen Kabupaten Kepulauan Seribu untuk melakukan delapan aksi konvergensi stunting yang telah dilaksanakan sejak 2021.
"Rembuk stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan Pemerintah Daerah, untuk memastikan pelaksanaan rencana berjalan secara terintegrasi antar OPD, sektor/lembaga non pemerintah hingga masyarakat," ujarnya.
Fadjar menjelaskan, tujuan dari rembuk stunting ini yaitu menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting, yang kedua mendeklarasikan komitmen Pemerintah Daerah dan menyepakati rencana kegiatan penurunan stunting terintegrasi, dan ketiga membangun komitmen publik dalam upaya penurunan stunting.
"Untuk di wilayah Kepulauan Seribu sendiri terdapat satu lokasi yang menjadi fokus penurunan dan pencegahan stunting terintegrasi yakni di Kelurahan Pulau Kelapa," tuturnya.
Fadjar menambahkan, intervensi stunting yang dilakukan tidak hanya ke wilayah Kelurahan Pulau Kelapa, tapi mengarah ke seluruh kelurahan dengan dukungan anggaran sesuai kebutuhan wilayah, baik APBD, APBN maupun anggaran CSR.
"Semoga dengan kerja keras dan komitmen bersama ini dapat mewujudkan Kepulauan Seribu merdeka dari stunting," harapnya.