Kabupaten Kepulauan Seribu bersama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, menggelar Bimtek bagi Industri Kecil Menengah (IKM) Produksi Kuliner dalam Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Pulau Tidung.

Tercatat, bimtek yang dilaksanakan sejak 22-24 Oktober 2024, diikuti peserta sebanyak 15 IKM yang merupakan warga Pulau Tidung, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Kepala Sudin PPKUKM Kepulauan Seribu, Bangun Richard mengatakan, para peserta kegiatan adalah mereka yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sekaligus merupakan anggota dari Jakarta Entrepreneur.

"Mereka diajarkan bagaimana cara pembuatan ubi bruulee, chicken katsu, berbagai smoothies, dalgona, long potato fries dan beberapa menu viral yang layak jual. Selain itu, peserta juga dibekali materi food handling, food waste, food costing dan food hygiene," ujar Richard, Sabtu (26/10/2024). 

Menurut Richard, kuliner adalah bisnis yang menjadi tren dan paling banyak digeluti oleh wirausaha baru saat ini, mengingat bisnis kuliner tergolong bisnis yang mudah dilakukan karena menyajikan berbagai jenis makanan dan minuman.

"Bimtek ini merupakan salah satu upaya dari Pemprov DKI Jakarta dalam pelaksanaan pengentasan kemiskinan ekstrem serta meningkatkan kesejahteraan warganya, khususnya untuk warga Pulau Tidung," tuturnya

Richard berharap, para peserta yang mengikuti kegiatan ini juga dapat menularkan ilmu yang didapatkan kepada sanak saudara atau warga Pulau Tidung lainnya setelah mendapatkan materi dari narasumber.

Selain itu, peserta diharapkan aktif saat bergabung dalam Program Jakarta Entrepreneur sehingga dapat memperoleh pembinaan dan pemasaran oleh Dinas PPKUKM DKI Jakarta.

“Materi dan praktik terbaik dalam bimtek ini untuk membantu para warga Pulau Tidung meningkatkan keterampilannya dan kualitas produknya. Maka itu peserta harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujarnya.

Sementara itu, Tri Aningsih (40) warga RT 02/02 Kelurahan Pulau Tidung mengaku, dirinya senang bisa mengikuti kegiatan bimtek yang dilaksanakan oleh Dinas PPKUKM, sehingga bisa menambah pengetahuan dan keterampilan

"Dengan mengikuti bimtek dan memahami materi yang diberikan oleh narasumber, Mudah-mudahan nantinya kami dapat melakukan produksi kuliner secara mandiri. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga," tandasnya.