Plt Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan bersama jajaran melakukan peninjauan warga yang terdampak banjir rob di Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Selasa (17/12/2024).
Dalam kunjungannya, Plt Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan yang didampingi OPD terkait, memberikan bantuan kepada para korban banjir rob.
Menurut Plt Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, banjir rob di Kelurahan Pulau Harapan yang terjadi sejak 13 Desember dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter, merupakan fenomena yang terjadi setiap 4-5 tahun sekali, hal ini dipicu fenomena supermoon yang mengakibatkan ketinggian muka air laut meningkat dari biasanya.
"Kami dari Pemerintah dan kelurahan langsung tanggap di awal, 1x24 jam tentunya peduli kepada warga yang terdampak banjir rob, hingga masuk ke rumah," kata Fadjar.
Fadjar menilai, kearifan lokal masyarakat pesisir agar dipertahankan dengan kehadiran rumah panggung, namun sekarang rumahnya dibuat mendatar atau flat secara keseluruhan.
"Ini bagian dari evaluasi, koreksi bagi warga masyarakat untuk sadar, karena kearifan lokal itu pastinya berguna," ucapnya.
Fadjar menambahkan, pihaknya telah meminta Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, untuk melakukan deteksi dini pasca banjir rob ini, karena pastinya banyak dampak-dampak yang ditimbulkan, utamanya dari sisi kesehatan.
"Pastilah air yang kotor itu nantinya berpotensi ada penyakit, seperti ISPA, batuk pilek dan lainnya yang harus diantisipasi. Sejauh ini Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu sudah melakukan screening, deteksi dini untuk hal-hal yang bisa dicegah dari awal," pungkasnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Harapan, Muhammad Yusuf mengaku, telah mendistirbusikan bantuan seratus paket makanan siap saji bagi warga terdampak di wilayahnya, lalu ada bantuan berupa beras dan minyak, selimut, popok anak dan peralatan mandi sebanyak sepuluh paket.
"Kami pantau terus kondisinya, bila memang dibutuhkan kami akan berkordinasi dengan pihak Kabupaten untuk kelanjutan penanganan," tandasnya.