Banjir rob yang menggenangi kawasan permukiman warga Kepulauan Seribu, tidak menghalangi pendistribusian pangan melalui kapal kayu atau ojek.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, usai melakukan peninjauan dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak rob, Rabu (18/12/2024).

"Insyaallah untuk pasokan stok pangan di Kepulauan Seribu saat ini masih cukup," kata Fadjar.

Fadjar bahkan meminta kepada warga yang terdampak banjir rob segera menginformasikan kepada pihak kecamatan maupun kelurahan untuk mendapatkan bantuan berupa kebutuhan pokok.

"Unit Kerja Teknis 1 Kepulauan Seribu akan menyiapkan tahapannya dan 1x24 jam sudah dibantu oleh kelurahan, bentuk kepedulian kita Pemerintah hadir. Bahkan jika perlu melibatkan pihak Polisi/TNI," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pengusaha kapal ojek Kelurahan Pulau Harapan, Sadan mengatakan, bahwa banjir rob ini tidak menghalangi pihaknya untuk berlayar dan melakukan pengiriman pasukan pangan ke pulau berpenduduk.

"Pengiriman pasokan pangan seperti sembako dan lainnya di Kepulauan Seribu berjalan seperti biasa saja, karena yang paling ditakuti sama pemilik kapal angkut barang adalah angin, gelombang dan hujan," katanya.

Sadan menambahkan, jadi secara keseluruhan untuk kebutuhan pangan logistik di luapan rob ini aman, bahkan sangat aman, yang menjadi kekhawatiran adalah saat datangnya cuaca buruk.

"Jadi kapal di Kepulauan Seribu itu tidak beroperasi pada saat cuaca buruk. Rob ini kita tetap berjalan dan beroperasi seperti biasanya," tandanya.