Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Lestari, Pulau Pramuka, yang merupakan binaan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, berhasil memanen lima belas kilogram sayuran pakcoy.

Panen sayuran pakcoy tersebut berasal dari bibit yang ditanam sejak satu bulan lalu di lahan pekarangan rumah seluas 2x3,5 meter persegi.

Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati mengatakan, Kelompok Wanita Tani ini adalah kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) di masyarakat Kepulauan Seribu.

"Hasil panen sayuran pakcoy sebanyak lima belas kilogram dari dua rak hidroponik, berukuran 1,5 meter," kata Nurliati, Senin (06/01/2025).

Melalui kegiatan ini, Nurliati berharap masyarakat Kepulauan Seribu, bisa memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang ada.

"Harapannya agar ini bisa lebih dikembangkan di rumah-rumah sehingga dapat membantu pemenuhan gizi keluarga serta menurunkan angka stunting di Kepulauan Seribu," ucapnya.

Nurliati menambahkan, bahwa hasil panen sayuran tersebut dipasarkan kepada warga sekitar dengan harga per kilogram Rp 25 ribu dan Rp 5 ribu per ikat.

"Hasil dari penjualan digunakan untuk pembelian token listrik dan bibit serta vitamin. Selain, pakcoy juga ada kangkung dan tanaman sawi yang ditanam," tandasnya.