Kabupaten Kepulauan Seribu telah mempersiapkan seribu jaket pelampung atau life jackets, sebagai bentuk antisipasi menghadapi bencana.

Menurut Kepala Sub Bagian Perlengkapan Sekretariat Kabupaten Kepulauan Seribu, Badri, setiap kecamatan dan kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu, memiliki jaket pelampung, yang telah diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

“Usai diterima dari BPBD DKI Jakarta pada bulan Agustus 2024, kami langsung mendistribusikan, di mana Kecamatan Kepulauan Seribu Utara sebanyak 20 jaket pelampung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan sebanyak 20 jaket pelampung, Kelurahan Pulau Kelapa sebanyak 160 jaket pelampung, Kelurahan Pulau Harapan sebanyak 160 jaket pelampung, Kelurahan Pulau Panggang sebanyak 160 jaket pelampung, Kelurahan Pulau Pari sebanyak 160 jaket pelampung, Kelurahan Pulau Tidung sebanyak 160 jaket pelampung dan Kelurahan Pulau Untung Jawa sebanyak 160 jaket pelampung,” kata Badri, Selasa (14/01/2025).

Badri mengaku, selain jaket pelampung, Kabupaten Kepulauan Seribu juga menerima perlengkapan mitigasi bencana lainnya, seperti terpal, sarung, selimut, megaphone, velbed atau tempat tidur lipat, kidsware dan lainnya.

“Perlengkapan mitigasi bencana yang berasal dari BPBD DKI Jakarta sudah didistribusikan ke pihak kelurahan dan kecamatan, sebagian ada juga di Kabupaten. Semua perlengkapan mitigasi bencana selalu siap untuk digunakan jika memang diperlukan,” tegas Badri.

Badri menambahkan, Kabupaten Kepulauan Seribu juga menerima bantuan kedua dari BPBD DKI Jakarta pada 22 Desember 2024, berupa 106 jaket pelampung, 6 perlengkapan perahu karet, 6 unit perahu dayung, 2 unit perahu plastik atau Polyethylene, 2 unit perahu PE 3, 1 buah tenda pengungsi, 2 buah tenda posko, 1 buah tangga alumunium, 4 buah tali goni, 2 unit perahu karet, dan 19 buah tempat tidur lipat.

“Untuk bantuan kedua dari BPBD DKI Jakarta pada 22 Desember 2024, saat ini ada di Posko BPBD yang ada di Pulau Karya,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatgas BPBD Kepulauan Seribu, Mansyah menjelaskan, keberadaan Posko BPBD yang ada di Pulau Karya untuk memudahkan pendistribusian perlengkapan mitigasi bencana ke wilayah yang ada di Kepulauan Seribu.

“Perlengkapan mitigasi bencana yang diberikan pada Desember 2024 kita siapkan di Posko BPBD yang ada di Pulau Karya, sehingga memudahkan pendistribusian jika suatu saat dibutuhkan oleh pihak kelurahan dan kecamatan yang ada di Kepulauan Seribu,” ujarnya.

Mansyah menambahkan, perlengkapan mitigasi bencana di Posko BPBD yang ada di Pulau Karya telah terdata dan tersusun dengan baik, sehingga siap digunakan jika memang diperlukan.