Ketersediaan tabung gas LPG 3 kg di Kelurahan Pulau Panggang dipastikan tidak ada kendala, serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Hal itu dipastikan usai Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara melakukan monitoring langsung ke lapangan guna memastikan ketersediaan stok gas LPG 3 kg.

"Hasil monitoring lapangan terkait dengan ketersediaan tabung gas LPG 3 kg di Kelurahan Pulau Panggang dinyatakan aman, serta mencukupi kebutuhan masyarakat," kata Sekretaris Kelurahan Pulau Panggang, Muhammad Nuralim, Kamis (06/02/2025).

Nuralim menjelaskan, bahwa proses distribusi gas LPG 3 kg dari agen ke pangkalan berjalan lancar tanpa hambatan. Aparatur Kelurahan Pulau Panggang terus memantau dan memastikan tidak ada penimbunan atau praktik penjualan yang dapat mengganggu ketersediaan gas LPG.

"Jumlah kondisi stok aman, dengan total enam ratus tabung yang tersebar di pangkalan agen dan warung-warung pengecer, yang ada di wilayah kelurahan Pulau Panggang. Hingga saat ini masyarakat masih dapat melakukan pembelian di tingkat pengecer dengan lancar," ucapnya.

Nuralim menambahkan, masyarakat diimbau untuk tidak panik dan membeli gas LPG 3 kg sesuai dengan kebutuhan, serta tidak perlu melakukan penimbunan yang dapat menyebabkan terjadinya kelangkaan.

"Diharapkan masyarakat bijak dan efisien menggunakan LPG. Laporkan kejanggalan jika menemukan indikasi penimbunan atau penjualan gas 3 kg dengan harga yang tidak wajar," tandasnya.

Sementara itu, salah satu agen gas LPG 3 kg  di Kelurahan Pulau Panggang, Mitun menyampaikan bahwa untuk kondisi gas LPG  3 kg di Kepulauan Seribu dalam kondisi kondisi aman dan mencukupi, tidak seperti apa yang diberitakan di media-media.

“Bahkan untuk wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Utara aman dan mencukupi kebutuhan warga masyarakat, meski persoalan harga di Kepulauan Seribu itu berbeda dengan Jakarta darat, karena kalau Kepulauan Seribu itu ada biaya transportasi laut," singkatnya.