Ketahanan pangan terus diperkuat di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, salah satunya yang dilakukan Tim Pengelola RPTRA Nyiur Melambai melalui program penanaman sayuran hidroponik dan pembibitan ikan konsumsi.

Lurah Pulau Kelapa, Muslim mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan bergizi bagi balita dan ibu hamil.

"Kami ingin warga aktif berpartisipasi agar manfaatnya dirasakan luas. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk urban farming sangat cocok untuk wilayah dengan lahan terbatas,” ujarnya, Senin (10/02/2025).

Sementara itu, Bendahara RPTRA Nyiur Melambai, Tri Putri Bintari menjelaskan, metode hidroponik dipilih karena lebih efisien dalam penggunaan lahan dan air.

“Sayuran seperti kangkung, bayam, dan selada bisa tumbuh cepat tanpa pestisida. Sementara itu, budi daya ikan lele dan nila dapat menjadi sumber protein yang mudah dijangkau,” katanya.

Tri menambahkan, warga juga diajari membudidayakan ikan lele dan nila sebagai sumber protein alternatif. Hasil panen diharapkan mendukung pemenuhan gizi keluarga serta mengurangi ketergantungan pada pasokan luar pulau.

"Program ini mendapat respons positif dari warga, terutama ibu-ibu yang aktif dalam kegiatan RPTRA. Nantinya pengelola RPTRA berencana memperluas jenis tanaman dan budi daya ikan agar manfaatnya semakin besar bagi masyarakat Pulau Kelapa," tandasnya.