Kepulauan Seribu ternyata menjadi salah satu Titik Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1446 H, yang akan dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.
Lokasi tersebut ada di Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
Pulau Karya bersama 124 titik lainnya di seluruh Indonesia, menjadi lokasi pemantauan hilal awal Ramadan 1446 H, yang rencananya akan dilakukan Kemenag Republik Indonesia pada 28 Februari mendatang.
Dengan luas sekitar enam hektare, pulau yang tidak berpenduduk ini ditopang oleh dua pulau permukiman, yaitu Pulau Pramuka dan Pulau Panggang yang jaraknya dapat ditempuh selama sepuluh menit menggunakan kapal ojek.
Pulau ini terdapat Kantor Polisi, Kantor Kabupaten Kepulauan Seribu, Kantor Koramil, Pos Damkar serta dermaga bagi para wisatawan atau penduduk yang ingin berkunjung.
Dermaga biasanya dimanfaatkan penduduk atau wisatawan untuk mengunjungi Pulau Karya yang memiliki destinasi wisata menarik, seperti pantai yang jernih dan pasir putih, lokasi sunset, spot mancing di area dermaga bahkan area kamping yang luas.
Pemilihan Pulau Karya ini sendiri ditentukan berdasarkan hasil riset lapangan yang melibatkan para pakar dan peneliti falakiyah dan astronomi dari Kementerian Agama RI, Rukyatul Hilal Indonesia (RHI) Pusat dan dari JIC sejak tahun 2015.
Rukyatul Hilal adalah aktivitas mengamati bulan secara langsung di kaki langit. Jika dalam pemantauan tersebut bulan sudah berbetuk sabit, itu berarti umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa sehari setelahnya.
“Pemantauan hilal awal Ramadan akan dilakukan di 125 titik se-Indonesia pada 28 Februari mendatang,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, seperti dilansir dari laman resmi Kemenag RI.