Stunting masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Kepulauan Seribu, yang dikenal memiliki sumber protein hewani dari ikan.

Dalam Podcast Cerdas (Cerita Sehat dan Berkualitas), yang berlangsung di Radio Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, dr. Viktor dari RSUD Kepulauan Seribu menyoroti pentingnya pola makan yang benar dalam mencegah stunting.

"Anak-anak di Kepulauan Seribu seharusnya mendapatkan protein hewani yang cukup. Jangan hanya makan karbohidrat sekadar kenyang, tapi perhatikan gizi seimbang untuk pertumbuhan optimal," ujar Viktor, Jumat (07/03/2025).

Viktor menjelaskan, stunting adalah gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan tubuh anak lebih pendek dari usianya. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas anak di masa depan.

“Pencegahan stunting harus dimulai sejak 1.000 hari pertama kehidupan dengan memastikan ibu hamil mendapatkan gizi cukup, memberikan ASI eksklusif, MPASI bergizi, serta menjaga kebersihan lingkungan, jadi jangan hanya mengandalkan karbohidrat untuk membuat anak kenyang," tegasnya.

Viktor berharap, Posdcast yang diselenggarakan Sudin Kominfotik Kepulauan Seribu bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan perilaku hidup sehat dalam mencegah stunting di Kepulauan Seribu.

"Kami berharap podcast ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting dan memberikan panduan yang jelas dalam melakukannya," pungkasnya.