Puasa Ramadan 1446 Hijriah bagi umat Islam, memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar menahan lapar dan haus.
Hal itu disampaikan Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Ustaz Abdul Hakim dalam kajian Islami di Radio Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Selasa (11/03/2025).
“Puasa Ramadan adalah panggilan bagi orang-orang beriman untuk meningkatkan ketakwaan,” tuturnya.
Menurut Abdul Hakim, filosofi puasa Ramadan berdasarkan surat Al-Baqarah ayat 183, bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu. Selama sebulan penuh, umat Islam dilatih untuk mengendalikan hati, pikiran, dan perbuatan dari hal-hal yang mendekati dosa.
"Puasa ini bukan hanya sekadar ikut-ikutan. Ada hikmah besar di baliknya, yaitu melatih kesabaran, mendekatkan diri kepada Allah Swt., dan menjadi orang-orang yang bertakwa," ujarnya.
Sejarah dan Tradisi Puasa
Puasa Ramadan yang diwajibkan pada tahun kedua Hijriah ini, menurut Al-Qur'an, bukanlah tradisi yang baru. Nabi-nabi terdahulu seperti Nuh, Ibrahim, Yunus, dan Ayub juga telah melaksanakan ibadah serupa.
Keringanan dan Pembagian Waktu Puasa
Dalam Islam, terdapat keringanan bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa, seperti orang sakit, musafir, ibu hamil, dan menyusui. Mereka dapat mengganti puasa di hari lain atau membayar fidyah.
Ustaz Abdul Hakim juga menjelaskan pembagian waktu puasa menjadi tiga periode: yaitu 10 hari pertama adalah Rahmat, kemudian 10 hari kedua: Maghfirah (ampunan), dan 10 hari ketiga: Itqun minan nar (pembebasan dari api neraka)
Puasa Ramadhan: Kewajiban Umat Islam
Puasa Ramadan adalah kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Hukumnya wajib, kecuali bagi mereka yang memiliki udzur syar'i (alasan yang dibenarkan agama).
Hikmah Utama Puasa Ramadan
* Melatih kesabaran dalam menghadapi cobaan sehari-hari.
* Mendekatkan diri kepada Allah Swt.
* Meningkatkan ketakwaan.
* Mengendalikan hawa nafsu.
* Merasakan apa yang dirasakan oleh kaum yang kurang mampu.
* Menjaga kesehatan tubuh.
Dengan memahami filosofi dan hikmah puasa Ramadan, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih khusyuk dan mendapatkan keberkahan yang berlimpah.