Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Seribu, melakukan kegiatan Forum Komunikasi Penyelenggaraan Pengamanan dan Bantuan Personel, yang diselenggarakan di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Jumat (23/05/2025).
Kegiatan Forum Komunikasi Penyelenggaraan Pengamanan dan Bantuan Personel kali ini mengusung tema ‘Pencegahan Gangguan Trantibum dan Linmas Melalui Deteksi Dini Cegah Dini, Pembinaan dan Penyuluhan di Lingkungan Masyarakat Kepulauan Seribu’.
Tercatat, kegiatan ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Kepulauan Seribu, Alawi, Kepala Satpol PP Kabupaten Kepulauan Seribu, Atok Baroni, TNI, Polri, hingga tokoh pelatihan SDM dan SKPD/UKPD terkait.
Menurut Aspemkesra Kabupaten Kepulauan Seribu, Alawi, tantangan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat tidak mengenal waktu libur, sehingga perlu adanya pengawasan yang serius.
“Bahaya narkoba, kenakalan remaja dan potensi gesekan sosial bisa muncul kapan saja, sehingga perlu adanya komitmen bersama,” kata Alawi.
Forum Komunikasi Penyelenggaraan Pengamanan dan Bantuan Personel ini dilakukan sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas dan sinergi pengamanan daerah.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu, Atok Baroni menegaskan, hasil forum ini akan menjadi bahan dalam merancang langkah-langkah strategis berbasis inovasi.
“Melalui forum ini, bisa melakukan deteksi dini dan pencegahan dini, dengan membangun komunikasi antar warga dan lembaga, agar setiap potensi gangguan bisa ditangani bersama,” kata Atok.
Atok menambahkan, pihaknya juga menyoroti terkait adanya anak putus sekolah, yang perlu diperhatikan dan dirangkul agar bisa kembali ke bangku sekolah.
“Kita konsultasi dengan Sudin Pendidikan, jika ada anak putus sekolah, bisa kembali ke sekolah lagi,” tambahnya.