Warga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, mengapresiasi pelaksanaan Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi, yang digelar oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu.
Kegiatan yang dilaksanakan secara gratis tersebut menyasar 108 ekor kucing, terdiri dari 41 ekor jantan dan 67 ekor betina.
Proses sterilisasi dilakukan dengan metode Trap Neuter Return (TNR), yakni kucing ditangkap, disterilisasi, lalu dikembalikan ke habitat asalnya.
Sabudin (49), salah seorang warga Pulau Kelapa, menyambut baik program tahunan tersebut, karena sangat membantu warga dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan dan lingkungan sekitar.
“Layanan ini sangat membantu sekali, membuat hewan-hewan di pulau menjadi lebih sehat dan bebas rabies. Selain itu, sterilisasi juga mampu mengendalikan populasi kucing yang cukup tinggi di sini,” ujar Sabudin, Senin (26/05/2025).
Sementara itu, Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Utara, Sahdan menilai kegiatan vaksinasi rabies dan sterilisasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) menjadi solusi yang tepat, karena populasi kucing di Pulau Kelapa saat ini sudah cukup padat.
“Sterilisasi ini diharapkan bisa menekan populasi kucing. Selain itu, vaksinasi rabies sangat penting untuk mencegah penyebaran virus di wilayah kami,” ujar Sahdan.
Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Sandrie Oktama menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program rutin yang bekerja sama dengan komunitas Let's Adopt Indonesia, serta melibatkan enam dokter hewan dan sejumlah pendamping lapangan.
“Kami akan terus menggencarkan program ini di pulau-pulau permukiman lainnya. Harapannya, populasi kucing dapat terkendali dan kasus rabies di wilayah DKI Jakarta bisa ditekan,” tandasnya.